Just Say It Bro!!

Tugas Presiden Itu Berat, Biar Diemban Sama Yang Mampu

Wajah-wajah Presiden yang tidak kenal lelah untuk menjaga dan mensejahterakan Bangsanya

2,426

Sebelum masa kemerdekaan Bangsa dan Negara Indonesia, para pemimpin Bangsa dan Negeri ini telah terpilih. Bukan suatu golongan atau kelompok tertentu, tetapi rakyat Indonesia lah yang memilih para pemimpin itu untuk bisa memerdekakan Indonesia. Tidak sedikit perjuangan para pendahulu bangsa untuk memperjuangankan sebuah bangsa dan negara yang mandiri. Sampai dengan berdirinya bangsa Indonesia diatas ‘Tanah Ibu Pertiwi’ sekarang ini.

Saat berdirinya Negara Indonesia, Soekarno (Bung Karno) yang saat itu diangkat sebagai Presiden (Kepala Negara Bangsa Indonesia) telah berjuang sekuat tenaga. Tidak sedikit penyiksaan yang dialami oleh Presiden Soekarno saat itu, hingga disingkan ke daerah terpencil agar tidak dapat menjangakau rekan-rekan seperjungannya.

Setelah Indonesia merdeka, Bung Karno mejalin banyak kerjasama dengan beberapa negara tetangga dan negara sahabat untuk memajukan prekonomian Indonesia di mata dunia. Walaupun pada saat itu Indonesia sebagai negara yang baru mengalami kemerdekaan, tapi Indonesia tidak mau diremehkan dimata dunia. Hal ini terbukti dimana Soekarno mampu membawa Indonesia sebagai macan asia dan ditakuti oleh negara-negara lain.

Tidak hanya Soekarno, Presiden Soeharto pun demikian. Soeharto mampu menjaga Indonesia dari kemiskinan selama masa kepemerintahannya. Melanjutkan program-progam dari Soekarno, Soeharto melanjutkan kerjasama dengan negara-negara maju. Hingga saat-saat terakhir kepemerintahan Soeharto yang digulingkan oleh mahasiswa. Yang dianggap sudah tidak mampu menjalankan pemerintahan dengan baik.

Begitupun dengan presiden setelahnya, BJ Habibie, Gus Dur, Megawati, dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Mereka semua adalah pemimpin Bangsa yang telah berkerja keras untuk kemajuan Bangsa dan Negara Indonesia.  sedikit demi sedikit, semua presiden berkerja untuk kesejahteraan masyarakat.

Pada era keperintahan Presiden SBY, beliau membangun Indonesia melalui banyaknya kerjasama dengan negara-negara di dunia, sehingga mendapatkan gelar sebagai “bapak pemersatu bangsa”. Hubungan yang dilakukan melalui diplomasi politik internasional telah berjalan dengan baik. Secara kasat mata, banyak yang menilai bahwa SBY tidak berbuat banyak terhadap nasib Bangsa Indonesia. padahal itu semua adalah SALAH. SBY membangun hubungan diplomatik dengan berbagai negara dengan tujuan adalah menciptakan perdamaian dunia.

Hal ini dilanjutkan di era kepemerintahan Jokowi. Program-program yang telah di bangun pada era presiden-presiden sebelumnya, telah dilanjutkan oleh Jokowi. Secara keseluruhan, pembangunan yang dilakukan oleh Jokowi ‘BUKAN-lah’ hasil dari perkerjaan Jokowi sendiri. Tetapi lebih kepada ‘Melanjutkan’ program-program yang sudah direncanakan oleh presiden sebelum Jokowi.

Pada saat ini, Jokowi mempunyai program ‘nawa cita’. Salah satu program tersebut adalah membangun Indonesia dari pinggiran. Maksudnya adalah Indonesia bukan hanya Pulau Jawa, tetapi Indonesia adalah negara kepulauan dari Sabang hingga Merauke. Disini kita melihat bahwa pembangunan infrastruktur secara menyeluruh di Indonesia, sedikit demi sedikit mulai terbangun. Jembatan, Jalan Raya, Pos Kesehatan, dan lain-lain di bangun oleh Jokowi dengan alasan ‘agar tidak ada ketimpangan sosial’ antara yang di Jawa dengan daerah lain. Karena kita adalah Indonesia.

Selain itu, hubungan diplomatik Indonesia dengan negara-negara lain pun tidak luput dari perhatian Jokowi. Hubungan diplomatik yang telah dibangun oleh presiden-presiden sebelumnya pun dilanjutkan oleh Jokowi.

Dari beberapa fakta yang ada di atas, hal ini merupakan upaya dari semua kepala negara dalam membangun bangsa dan negaranya agar tidak menjadi boneka bagi negara lain. Oleh karena itu, hargailah jasa para pemimpin bangsa dalam menjaga kedaulatan Indonesia. jangan biarkan Indonesia dimiliki oleh suatu golongan dan kelompok tertentu.

Ayo, Dukung Kepala Negara untuk Mewujudkan Indonesia Sejahtera!

 

By : Arl

Comments