Just Say It Bro!!

Tanpa Kita, Indonesia Hanyalah Nama

1,156

Siapa kita? Bangsa Indonesia!

Siapa Kita? Yang Punya Negara Indonesia!

 

Pertanyaan sekaligus jawaban diatas merupakan identitas dari Indonesia. Tanpa Kita, Indonesia hanyalah sebuah nama. Kita adalah semua penduduk Indonesia, dari dulu hingga sekarang. Perjuangan dalam merebut kekuasaan dari tangan penjajah, telah dilakukan oleh para pendahulu bangsa. Dengan pengorbanan jiwa dan raga, Bangsa Indonesia dapat memerdekakan diri dari penjajahan Negara asing.

Bung Karno bersama seluruh Bangsa Indonesia terdahulu telah meninggalkkan sebuah kemerdekaan untuk bangsa ini. Bangsa yang besar dengan keanekaragaman suku, budaya, agama, bahasa dan adat istiadat, membuat bangsa ini selalu menarik perhatian warga dunia. Ditambah lagi dengan potensi alam yang sangat luar biasa besarnya.

Jadi, bagaimana menjaga Indonesia yang ada saat ini? Apakah Indonesia yang kita cintai ini hanya akan menjadi sebuah nama? Bagaimana rakyat Indonesia menangani setiap permasalahan yang ada?

Banyaknya pertanyaan yang ada membuat rakyat Indonesia harus berkerja keras untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Rangkaian pilkada tahun ini membuat generasi penerus bangsa bersaing dan berkompetisi untuk mencari jabatan tertentu. Tidak sedikit tindakan yang diluar dari nalar, yaitu saling menjatuhkan lawan politik. Apakah ini cerminan Bangsa Indonesia? Dimana letak Bangsa Indonesia yang sopan, santun dan punya etika dalam menjalankan hidup berbangsa dan bernegara.

Persatuan dan kesatuan bangsa yang dulu diidam-idamkan oleh para pendahulu bangsa telah dirusak karena politik. Apabila hubungan antara satu dengan yang lain sudah retak, bagaimana Indonesia bisa maju di dunia internasional. Negara-negara asing justru memperkeruh situasi yang ada di Indonesia. Jika bukan bangsa sendiri yang menjaga Indonesia, lantas siapa lagi?

Pesan

“Kita berada di satu perahu besar bernama NKRI, maka siapapun yang ingin mencoba merusak dan membocorkan perahu besar ini, maka kita semua wajib menjaganya dan mencegahnya, tanpa melihat siapa kita dan agama kita” (KHR Ahmad Azaim Ibrahimy)

“Persatuan dan kesatuan itu memiliki peran sentral dalam mewujudkan Indonesia secara utuh. Oleh karena itu, persatuan dan kesatuan harus mampu menjadi pesan Natal yang dapat direfleksikan dan dilaksanakan oleh kita semua. Dengan demikian, Indonesia akan terhindar dari segala bentuk ancaman perpecahan” (Slamet Junaidi, Anggota DPR RI)

“Kita adalah bangsa yang besar, dan bangsa yang besar harus bersatu, kita tidak akan terpecah belah, ini adalah musuh yang kita hadapi sekarang, saat ini musuh yang kasat mata dan tidak terlihat yaitu upaya bagaimana memecah belah dengan berbagai cara dan alasan” (H. Zumi Zola Zulkifli,S.TP,MA, Gubernur Jambi)

“Saya semakin kagum dengan kekayaan budaya yang kita miliki karena di setiap prosesi bukan hanya memiliki keindahan estetika yang tinggi, tapi terkandung pesan-pesan simbolik, filosofi-filosofi yang sangat bermakna yang bisa menjadi landasan etik dalam kehidupan kita sehari-hari” (Presiden Joko Widodo)

Comments