Just Say It Bro!!

Ketika “Rezeki” Dimaknai Sebagai Uang dan Hadiah/Pemberian

Pada era modern seperti sekarang ini, banyak sekali orang mementingkan dirinya sendiri. Sebuah ‘individualisme’ sering kali ditonjolakan untuk kepentingannya sendiri.

1,025

Jangan khawatirkan rezeki, karena rezeki tidak pernah tertukar dan Allah sudah menjaminnya

Apa yang di maksud dengan ‘Rezeki’? Rezeki merupakan sesuatu yang bermanfaat untuk setiap orang  dan digunakan sebaik-baik mungkin. Disini saya tidak perlu mengartikan rezeki berdasarkan agama tertentu karena pada dasarnya, setiap agama mempunyai pernafsiran masing-masing tentang rezeki.

Berbicara masalah rezeki, terkadang banyak hal yang tidak saya pahami tentang pendapat orang-orang. Walaupun sebagian besar selalu diucapkan, tetapi pandangan tentang rezeki yang semestinya itu apa? Disaat ada yang ulang tahun, banyak sekali temen-temen yang mengucapkan “semoga makin banyak rezekinya”. Itu adalah salah satu kalimat yang sering diucapkan.

Ketika mendapatkan  hadiah, uang, dan makanan, banyak sekali yang bilang “lumayan, dapat rezeki”. Memang itu adalah rezeki, tapi apakah hanya itu yang merupakan rezeki?

Banyak diantara kita yang lalai dengan rezeki yang telah diberikan oleh Tuhan kita semua. Beberapa diantaranya adalah :

1. Kesehatan

Tidakkah kalian ingat bahwa kesehatan merupakan hal terpenting dalam hidup kita. Ketika kita sehat, sebagian besar dari kita tidak sadar betapa mahalnya harga kesehatan itu. Dan tidak pernah teringat dibenak kita untuk mengucapkan syukur atas kesehatan yang diterima. Bukankah itu Kesehatan Merupakan Rezeki yang diberikan oleh Tuhan?

2. Tidur

Setelah malam tiba, seluruh orang-orang di muka bumi akan melakukan kegiatan istirahat, yaitu tidur. Supaya kelelahan yang dialami selama mata terbuka, dapat dihilangkan. Tapi, bagaimana jika tidur anda pada hari merupakan tidur yang panjang? Dibangunkan ketika terompet Sang Sakala dibunyikan. Bukankah itu pertanda bahwa anda sudah tidak menikmati kehidupan duniawi lagi? Tapi, hampir tidak ada yang bersyukur atas rezeki yang diberikan oleh Tuhan.

3. Teman

Hamper sebagian besar kita hidup bersama-sama dengan teman. Canda tawa, suka duka, bermain bersama, selalu dilewati dengan teman-teman. Walaupun terkadang berselisih paham dengan teman sendiri, tapi mereka adalah teman-teman kita. Punya teman baik, merupakan anugrah yang luar biasa. Tidak semua orang bisa memiliki teman yang baik dan peduli dengan kita. Pernahkah anda berkata “teman, terimakasih telah menjadi teman sekaligus sahabatku”

4. Pekerjaan

Ketika kita tidak mempunyai pekerjaan atau punya pekerjaan tapi tidak tetap atau punya pekerjaan tapi tidak menyenangkan. Banyak orang diluar sana yang tidak dapat mengerti bagaimana susahnya bekerja. Orang lain hanya melihat tampilan luar dari pekerjaan, serta gaji yang didapat. Tapi tidak tahu apa yang kita kerjakan sehari-hari. Letih, lesu, capek dimarahin, waktu yang tidak sesuai dengan jadwal. Oleh karena itu, syukurilah pekerjaan yang ada. Yang penting halal

5. Jabatan

Dalam hal jabatan, tidak terlepas dari pekerjaan yang dilakukan. Karena dapat promosi atau tingkat kinerja yang tinggi. Tapi, terkadang masih banyak orang-orang yang ingin mencari jabatan tertinggi pada struktur organisasi. Bukannya bersaing secara sehat, malah banyak yang saling menjatuhkan.

Nah, dari beberapa pesan yang saya sampaikan, mohon maaf kiranya ADA yang tidak berkenan di hati para pemirsa. Jika itu bernarnya adanya, mohon menuliskan saran dan komennya. Segala sesuatu yang merupakan suatu REZEKI tidak harus selalu bernilai materi (uang dan hadiah/pemberian).

Comments