Just Say It Bro!!

Cuitan Felix Siaw Dilawan “Rakyat Awam Pro-Pancasila”

3,045

Felix Siaw merupakan muallaf salah satu ulama jebolan HTI (Hizbut Tahrir Indonesia) yang gencar meneriakkan “khilafah” bersama HTI yang kita sama-sama tahu bahwa HTI adalah ormas yang anti dengan Pancasila dan menganggap Pancasila dan UUD 1945 sebagai sistem jahiliyah. Simak bukti video berikut yang diambil pada saat HTI melaksanakan Muktamar HTI di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) pada 2 Juni 2013 silam.

https://www.youtube.com/watch?v=vvwf4GnPgn4

Felix Siaw baru-baru ini kembali berkicau di dunia maya tentang pemerintahan Indonesia saat ini dan sempat viral di media online dan media sosial karena ‘ditangkis’ oleh “rakyat awam Pro-Pancasila” melalui akun facebook atas nama Febry SM. Jawaban Febry yang dibuat per-paragraf tersebut juga tak kalah viral dengan kicauan Felix Siaw bahkan hingga artikel ini diturunkan telah memperoleh banyak jempol dari pembacanya.

Berikut kicauan Felix Siaw (tokoh HTI) dan jawaban dari Febry SM (masyarakat awan yang cinta NKRI dan Pro-Pancasila) yang berhasil dihimpun oleh ngatain.com, yuk dibaca tapi jangan baper, ngatain.com juga akan mengulas kicauan dari Felix Siaw tersebut, mana yang lebih masuk akal, Felix Siaw atau Febry SM?

Silahkan nilai sendiri mana yang lebih masuk akal bagi netizen dan jadi konsumsi pribadi. Oke !?

sumber: timeline photos

Paragraf 1
Felix: Kalau rakyat mayoritas Hindu menghendaki pemimpin yang seagama, maka itu wajar, itu demokratis. Giliran Muslim yang menghendaki pemimpin seagama, ini intoleransi.

Febry: Presiden Indonesia sudah Muslim tetep saja dibenci dan dicaci maki kelompok elo lix, sebenarnya siapapun pemimpinnya baik muslim atau bukan tetep aja akan kau salahkan karena yg kau anggap benar itu hanya kepemimpinan versi HTI mu. Sistem kepemimpinan demokrasi di NKRI akan selalu kau salahkan krn emang elu anggap sistem kufur, thogut.

Kalau yang ini Febry yang bener sih. Tahun lalu mungkin Ahok ditolak jadi Gubernur DKI karena beliau bukan agama Islam dan ditambah lagi kasus penistaan agama sampai Ahok di cap kafir oleh HTI. Nah kalau Presiden Joko Widodo? Kan dia muslim, lalu kenapa banyak yang menghina beliau juga? Mungkin benar, HTI tidak peduli siapapun Presidennya, selama masih ada Presiden dan ideologi Pancasila maka HTI akan terus meneriakkan khilafah.

Paragraf 2    
Felix: Bila ada orang Buddha mempraktekkan keyakinannya, isi dari yang mereka yakini kitab suci, itu religius. BILA MUSLIM INGIN MEMPRAKTEKKAN KITABNYA, INI RADIKALISME.

Febry: Wow konyol sekali, OMONG KOSONG APA INI Lix…. udah dari jaman sebelum elu lahir di NKRI bebas menjalankan ajaran dari kitab Al Quran, Elu Sholat, Puasa, Zakat, Haji dll, apa langsung dituduh radikal? Nggak lik, elu bebas disini menjalankan ibadah. Mau sujud sampai modar juga gk apa apa lix.

Yg radikal itu mereka yg atas nama islam ingin meruntuhkan pondasi negara yg sudah diperjuangkan oleh para pendiri negara ini. Ingat lix pendiri negara ini adalah ulama yg lebih ‘alim dari pada elu, beliau-beliau lebih mengetahui apa makna kandungan Al Quran, Hadist, khilafah khalifah … dari pada elu yg mualaf. Dan beliau-beliau lebih mengetahui apa yg bisa mempersatukan keberagaman NKRI yg terdiri dari ribuan pulau, ragam agama, suku, budaya dan bahasa.

Ada benarnya juga yang dikatakan Febry SM, sejak zaman NKRI ini ada kan nggak pernah dilarang buat umat agama manapun menerapkan syariat beragama mereka. Nah yang dilarang itu yang menjadikan agama sebagai “topeng” untuk meruntuhkan pondasi NKRI demi kepentingan mereka. Tahun 1945 ada NII bentukan Sekarmadji Maridjan Kartosoewirjo yang mau mendirikan negara Indonesia islam padahal udah ada NKRI pada saat itu. Kalau zaman now, ya Hizbut Tahrir.

Paragraf 3    
Felix: Ada aliran kepercayaan berbeda-beda di negeri, dikatakan ini kearifan lokal. Islam agama yang sudah diakui, punya banyak madzhab berbeda-beda, dikatakan Islam terpecah-belah.

Febry: Gue gak tau siapa yg hari ini ngomong islam terpecah belah Lix… Tapi gue pernah baca hadist bahwa umat islam kelak emang akan terpecah menjadi 73 golongan.  Jadi elu ini sedang nyalahin siapa, sedangkan Nabi SAW memang mengabarkan umat islam akan terpecah belah. Elu mau nyalahin Nabi…Gile lu ndro gk takut didemo pasukan nasbung apa?

Setuju, di Indonesia saja ada 4 mazhab yaitu, imam Hambali, imam Hanafi, imam Malik dan imam Syafi’i. Sedangkan menurut Rasulullah SAW umat islam akan terpecah menjadi 73 golongan dan yang selamat hanya 1, wallahualam.

Paragraf 4    
Felix: Suku pedalaman telanjang dikatakan budaya bangsa, tapi siswi yang mau menutup aurat dikatakan kearab-araban, harus diawasi, dituduh benih-benih ekstrimisme.

Febry: WTF… Gue punya banyak teman yg nutup aurat pakai jilbab, mereka santai aja kemana-mana gk diawasi dan gk dituduh benih extrimisme… Yg benih2 extrimisme itu yg ideologinya selaras dgn isis, yg ingin menumbangkan pondasi NKRI kayak kelompok elu.

Nah kalau yang ini kayaknya Felix Siaw lagi ngelantur ngomongnya. Di Indonesia ini sangat banyak perempuan yang berhijab dan menutup aurat, tapi apakah mereka diawasi dan dituduh extrimisme dimana-mana? Belum pernah ada pemerintah kita mengeluarkan aturan yang mengharuskan aparat keamanan untuk mengawasi wanita berhijab di mall atau pasar. Bahkan banyak Kepala Daerah yang mengharuskan pelajar perempuan di daerahnya untuk memakai jilbab sebagai bentuk penguatan dalam norma agama, khususnya islam yang memang mewajibkan perempuan untuk menutup auratnya.

Paragraf 5    
Felix: Perilaku kaum Nabi Luth yang menjijikkan dikatakan lumrah, harus diterima sebagai bagian keberagaman. Sedangkan ide penerapan syariah dan khilafah dianggap terorisme.

Febry: Yg ngomong perilaku nabi Luth Lumrah siapa ya? Semua sepakat itu kelainan.  Lha mau elu apa, mau bunuh mereka? Kalau mereka bisa disembuhkan kenapa harus dibunuh.  Kalau gk bisa disembuhkan, minimal ajarin mereka amalan amalan yg bisa membuat dosa dosa berguguran. Ingat, pintu maaf Allah sangat luas. Barang kali ada amalan yg bisa membuat mereka kelak dpt hidayah.     
Elu Ngebet ingin khilafah, Ya udah gabung aja sama isis, mereka berusaha mendirikan negara khilafah bersyariah. Gabung sono.

Ngatain.com sepakat bahwa LGBT memang tidak sesuai dengan norma yang berlaku di Indonesia, nikah sesama jenis pun dilarang oleh pemerintah tapi alangkah lebih bijaksana lagi untuk kita sebagai rakyat Indonesia “merangkul” mereka (LGBT) dan memberikan kesadaran mereka bahwa orientasi seksual mereka selama ini adalah salah. LGBT juga sadar kok kalau mereka punya kelainan seksual dan mereka juga ingin hidup normal kok seperti yang lainnya.

Ide Syariah dan khilafah seperti apa dulu? Khilafah yang ingin meruntuhkan ideologi Pancasila karena dianggap pemikiran jahiliyah? Menegakkan khilafah dengan mengganti sistem pemerintahan yang sah saat ini? Ya itu jelas salah dong.

Mahfud MD pernah bilang: khilafah itu kan artinya sistem pemerintahan, sistem pemerintahan Indonesia berlandaskan Pancasila, berarti ya khilafah Indonesia itu berlandaskan Pancasila dan khalifah itu kan pemimpin umat berarti kan Presiden. Lalu apa lagi yang diteriakkan HTI selama ini?

Paragraf 6    
Felix: Pejabat preman, mengumbar fitnah, punya imunitas hukum, katanya sedang melaksanakan tugas. Ulama ikhlas, dijerat dengan pasal mesum, yang tak pernah terbukti.

Febry: Makanya suruh pulang sini, kalau gk salah ngapain kabur. Ulama ikhlas???? dah dibongkar tuh sama La Nyalla Mataliti, ternyata ada kepentingan politis utk memunculkan Anies-Sandi meraih kuasa. Jadi dia gk murni bela agama dlm aksinya.

Pernyataan bung Febry SM ini ada benarnya juga. Pasca kasus mahar La Nyalla oleh Gerindra, Al-Khaththath (Sekjen FUI dan alumni 212) akhirnya mengatakan, “Jadi, dari lima nama FUI ajukan, salah satunya Mas La Nyalla, itu tidak satu pun yang diberi rekom. Kita kan menganggap para ulama sudah memperjuangkan dengan pengerahan Aksi Bela Islam 212 yang sangat fenomenal dan kita di Jakarta sudah berhasil memunculkan Gubernur Anies-Sandi”. NAH LOH ?!

Ini link nya https://news.detik.com/berita/d-3810833/bela-la-nyalla-al-khaththath-ungkit-212-dan-kemenangan-anies-sandi

Paragraf 7    
Felix: Pelaku makar, membawa senjata, tegas-tegas menantang perang, dilabeli kelompok kriminal bersenjata. Sedang yang menenteng bendera tauhid, dianggap makar.

Febry: Yang hari ini demen bawa bendera Tauhid ingin dirikan negara islam itu kalau gk ISIS ya Hizbut Tahrirmu itu. Elo ingin mendirikan negara di dalam negara itu makar. Klompok Elo ingin mengubah pondasi negara itu makar. Siapa sih Hizbut Tahrir, cuma klompok asing dr luar negeri yg gak punya jasa perjuangan apa apa dlm mendirikan NKRI. Dan gue yakin ketika negara khilafah impianmu itu didirikan, klompok elo gk bakal sudi pakai bendera Merah Putih, karena bendera merah putih itu bendera nasionalisme…klompok elu kan anti nasionalisme. Ya kan.
Bendera Merah Putih cuma akan elu buang ke tong sampah. Itu makar. Elu pikir pemerintah dan rakyat Indonesia menerima? NGGAK. Lagian eks klompok elu kalo ada demo ngikut ndompleng bawa-bawa benderamu itu, apakah ditangkap? Gk tuh.

Bawa bendera tauhid itu tidak masalah, yang masalah adalah kelompok yang menjadikan bendera tauhid sebagai lambang organisasi mereka yang notabene anti Pancasila dan menganggap Pancasila, demokrasi dan UUD 1945 adalah produk jahiliyah lalu berlindung dibalik bendera perjuangan Rasulullah. Padahal tiap ada demo umat muslim tujuan mereka bawa bendera tauhid bukan hanya sekedar “bawa” dalam rangka berjuang di jalan demokrasi tapi untuk menunjukkan bahwa mereka masih “eksis”. Siapa mereka? Ya Hizbut Tahrir.

Paragraf 8    
Felix: Uang haram, hasil korupsi, pelakunya melenggang. Sedangkan pemeriksanya dikriminalisasi, juga melenggang pelakunya. Penjahat dimuliakan, ulama dianggap penjahat.

Febry: Penjahat dimuliakan? Ulama dianggap penjahat? Siapa nih penjahat dan ulamanya. Banyak penjahat yg dihukum mati dan dipenjara Lix…kalau 100% adil itu kayaknya cuma Allah Lix, dibelahan negara manapun bahkan jaman Khilafah mungkin juga punya masalah yg sama dlm penegakan hukum.
Ulama dianggap penjahat? Omong kosong apa nih, presiden seringkali bercengkrama berkumpul dgn para ulama dan habaib. Jangan pakai embel2 ulama deh, kalo cuma kasus chat mesum, elu pakai diri pribadi dia yg kena kasus aja ya, jangan pakai embel2 ulama. Karena cuma dia doang yg kena kasus. Kalaupun ada yg lain itu cuma beberapa glintir bisa dihitung dgn jari.
Ada jutaan ulama yg asik asik aja sama pemerintah. Dan perlu elo ketahui, yg kena kasus chat mesum itu pernah dipenjara di jaman  megawati dan  SBY ya… Jadi status org yg pernah keluar masuk penjara itu namanya residivis. Kalo suatu saat residivis itu kembali terjerat kasus, ya berarti emang kebiasaannya bikin masalah. Bukan kriminalisasi namanya kalau yg kena kasus itu residivis.

Intinya, siapapun tersangka dari sebuah tindakan kriminal , ya yang dicap sebagai pelakunya ya si orang yang terbukti bersalah tersebut aja. Kalau si A yang berbuat kriminal ya si A yang terima hukuman, toh dia melanggar hukum, nggak ada kaitannya sama organisasi atau komunitas yang ada di belakang doi.

Paragraf 9    
Felix: Begitu kejujuran mahal di negeri ini. Keadilan pun timpang. Menjadi Muslim di negeri mayoritas Islam, tidak semudah dan seenak yang dikira penduduk dunia.

Febry: Lix, kurang enak apa lagi kamu hidup di sini. Negara mana yg lebih enak dari Indonesia bagi umat islam. Di Benua Amerika, disana menjamur islamobia, di benua eropa juga, Ditimur tengah banyak perang, untuk sekedar kemasjid saja khawatir kalo kalo pas sholat ada bom nyamber.
Di Saudi dan Turki, orang2 HTI ditangkapi… Sedangkan di Indonesia, ya Allah aman banget ke masjid, sholat, plesiran ke mall…aman tentram. Dan elo bebas koar koar menikmati alam demokrasi.
Yg ngrasa hidup di sini gk enak itu cuma kamu dan klompokmu sendiri saja, salah sendiri ngapain elu pengen mengubah pondasi negara ini. Gk usah pakai embel2 atas nama umat islam, pakailah label umat Hizbut Tahrir…karena umat islam di Indonesia baik baik saja dan nyaman hidup disini.

Sepakat! Indonesia adalah negara paling aman dan nyaman bagi rakyatnya. Imigran afrika dan timur tengah aja nyari suaka perlindungan ke Indonesia. Contohnya, seperti kampung arab di puncak, Bogor.

Paragraf 10 
Felix: Asal anda Islam anda harus salah atas nama keberagaman, toleransi, dan demokrasi. Asal anda mengaku nasionalis, anda bisa jadi penjahat paling kejam sekalipun.

Febry: Ini dia lagi ngomong apa lagi boker? Lix lix, aneh sakali… Gue dan ratusan juta umat islam menyatu dalam keberagaman, toleransi dan demokrasi…dan merasa gk pernah disalah salahkan atas nama hal hal tersebut. Sekali lagi jangan pakai embel2 umat islam lix, karena yg punya masalah dengan demokrasi, keberagaman dan toleransi itu elo dan klompok loe Hizbut Tahrir lix, bukan umat islam.
Asal atas nama nasionalisme anda bisa jadi penjahat paling kejam? Kasih contoh Lix, di Indonesia ini kasus atas nama Nasionalisme bisa menjadi penjahat paling kejam.
Yang gue lihat justru sering terjadi kelompok yang mengatas namakan jihad islam melakukan bom bunuh diri dan menewaskan banyak orang.  Atas nama jihad islam membela agama Allah, elu dan klompokmu boleh suuzdon, memfitnah, mencaci-maki umaro/pemerintah dan ingin meruntuhkan pondasi negara ya….
Sudahlah Lix, hentikan provokasi murahanmu. Elo kalo gk suka dengan pemerintahan NKRI silahkan pindah aja ke negeri asal nenek moyangmu, China. Dan monggo bandingkan enak mana antara kamu tinggal di china dengan di NKRI.

Ini negara hukum dan pasti yang melanggar hukum akan diproses secara hukum yang berlaku tidak peduli agama apa yang dianutnya. Tidak ada sejarahnya orang yang teriak “saya Indonesia, saya Pancasila” berniat untuk menghancurkan bangsanya sendiri.

Tidak ada sejarahnya orang HTI teriak “saya Indonesia, saya Pancasila”. (Irf)

 

Comments