Just Say It Bro!!

Aksi 121, Bela Rakyat dan Kedzoliman. Yakin?!

618

Mahasiswa

Banyak beredar berita di media sosial dan media online tentang aksi yang akan dilakukan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM-SI) pada tanggal 12 Januari 2017. Tujuannya adalah untuk membela rakyat yang saat ini telah di landa masalah ekonomi. Tapi apakah semua itu sesuai dengan harapan rakyat Indonesia? Dimana dasar dari pergerakan tersebut? Ekonomi atau Politik?

Mahasiswa yang harusnya menjadi suatu unsur perubahan dan kontrol pemerintah sudah mulai kehilangan arah. Terlihat pada banyaknya kesibukan di internal organisasi tanpa bersentuhan langsung dengan masyarakat. Kondisi sosial masyarakat seakan terabaikan karena banyaknya isu diluar yang lebih panas dan lebih cocok untuk didemokan. Tidak melihat permasalahan sosial yang ada disetiap wilayahnya.

Perjuangan mahasiswa dalam memperhatikan rakyat, harus didahului dengan banyaknya interaksi dengan rakyat agar semuanya kembali kepada rakyat. Karena pergerakan mahasiswa harus lebih agresif terhadap para penghiat bangsa dan mencegah propaganda di media, yang sifatnya adalah memecahbela bangsa.

Dalam aksi 121 nanti akan banyak aktor-aktor dibaliknya. Mahasiswa saat ini sangat mudah disusupi oleh elit-elit politik yang tujuannya hanya untuk kepentingan kelompok. Tidak melihat gambaran besar dari pencapaian perekonomian Indonesia, jika dibandingkan dengan negara-negara lain.

FPI

Sejak kasus Ahok, FPI semakin sering melakukan aksi demo yang mengatasnamakan Umat Islam. Termasuk aksi 121 yang akan dilaksanakan. Tapi, yang menjadi topik aksi 121 yang akan dilakukan oleh FPI dan beberapa Ormas Islam adalah “Tolak Kedzaliman FB (Facebook)”. Apa maksud dari Kedzaliman FB? Bukankah FB adalah suatu perusahaan tersendiri, yang tidak ada kaitannya dengan pemerintah.

Banyaknya seruan aksi 121 dilakukan oleh kelompok FPI melalui media sosial, digunakan untuk mendapatkan dukungan dari masyarakat, khususnya Umat Islam. Membuat seakan-akan bahwa Umat Islam sedang terdzolimi.

Analisa

Pada era kepemerintahan Presiden, begitu banyak ujian dan cobaan yang dihadapi. Berbagai isu pun digunakan untuk menjatuhkan pemerintahan saat ini. Begitu juga dengan Aksi 121, yang bertajuk untuk membela rakyat. Apakah aksi tersebut betul-betul untuk rakyat? Atau hanya semata-mata untuk tujuan politik?

Kedzoliman FB? kenapa tidak secara langsung mendatangi kantor perwakilan FB di Jakarta? Bukannya lebih mudah dan lebih leluasa dalam menyampaikan aspirasi.

Aksi yang dilakukan oleh Mahasiswa dan FPI bersama Ormas Islam tidak dapat dikatakan sebagai aksi murni untuk Bangsa Indonesia. Aksi tersebut didasari oleh Pelaksanaan Demokrasi yang akan dilangsungkan tahun ini.  Untuk memenangkan suatu golongan, berbagai cara digunakan untuk menjatuhkan lawan.

Walaupun Mahasiswa dan FPI memberikan keterangannya bahwa tidak ada pembiayaan dari salah satu tokoh politik, tapi apakah wajar jika pelaksanaanya dilakukan secara besar-besaran. Hal ini membuktikan bahwa aksi yang dilakukan selama ini digunakan untuk menjatuhkan citra pemerintah.

Jadilah Bangsa yang Cerdas!

Comments