Just Say It Bro!!

Waspada! Ada Sekelompok Oknum Berusaha Mengganggu Keharmonisan di Bali

659

Ngatain – Bali, merupakan salah satu Propinsi di Indonesia yang terkenal dengan kebudayaannya, ramah, harmonis, bermartabat, dan penuh dengan kesantunan. Sebagian besar masyarakat dunia mengenal Bali karena keindahan alamnya, kebudayaanya, serta kenyamanannya dalam berlibur. Jadi apakah masyarakat Bali adalah masyarakat yang keji, munafik, pengadu domba, dan tidak bermartabat? APA SALAH MASYARAKAT BALI?

Ratusan tahun masyarakat Bali hidup dengan harmonis karena kebudayaan mereka yang mengajarkan mereka untuk menghargai sesama makhluk hidup. Ratusan tahun masyarakat Bali terkenal dengan masyarakat yang SANTUN. Ratusan tahun masyarakat Bali hidup dengan menjunjung tinggi NILAI KEMANUSIAAN. MUAKKAH KALIAN DENGAN BALI? KENAPA?!!!

Mayoritas masyarakat Bali adalah pemeluk Hindu, sehingga mereka mengamalkan ajaran-ajaran Hindu dalam menjalankan kehidupanya. APAKAH SALAH? Apakah semua orang di Indonesia harus beragama Islam?

Sepenggal Cerita

Yang perlu diperhatikan adalah bagaimana cara Nabi Muhammad mengajarkan kita semua untuk menghargai sesama manusia. Menyebarkan kebaikan dan mempunyai akhlak yang baik, bukankah itu perintah Nabi Muhammad?

Disaat Rasulullah pulang dari sebuah Masjid, Beliau diluhahi, di caci maki dan dihina, Beliau tidak pernah menaruh dendam sedikitpun kepada orang tersebut. Kejadian itu pun berlangsung selama beberapa hari, tidak hanya sekali. Hingga pada suatu hari, orang tersebut (yang meludahi Rasulullah) tidak kelihatan batang hidungnya. Rasullah pun bukannya merasa senang, tapi justru mencari dan menanyakan “kemana orang biasanya meludahi dan menghinaku setiap hari?”. Kemudian Rasulullah mengetahui bahwa orang tersebut sedang sakit dan Rasullulah pun menjenguk orang yang sering meludahi dan menghina-Nya.

Setelah Rasulullah menjenguk orang tersebut, begitu kagetnya orang yang sering menghina Rasulullah dengan kedatangan-Nya. Orang itu pun malu dan menangis dengan sikap Rasulullah yang sangat baik dan pemaaf terhadap orang-orang yang benci terhadap diri-Nya.

Selain itu, Rasulullah pun pernah mengalami peperangan dari yang kecil hingga yang besar. Apakah Rasulullah semata-mata hanya ingin meng-Islamkan orang-orang kafir? Peperangan tersebut terjadi karena adanya penindasan yang dilakukan oleh sekelompok masyarakat yang ingin menguasai Mekkah dan Madina. Bacalah sejarah tentang penyebab terjadinnya perang yang dialami oleh Rasulullah.

Ditambah lagi dengan pamannya Nabi Muhammad (Abu Thalib) yang tidak sempat mengucapkan “laa ilaaha illallah” ketika akan meninggal dunia. Apakah Nabi Muhammad memusuhi paman-Nya sendiri karena tidak masuk Islam? Bacalah cerita agar paham.

Jadi, apakah Islam mengajarkan nilai-nilai agama dengan paksaan? Apa masyarakat Bali harus memeluk agama Islam agar tidak dimusuhi? Tidakkah kalian INGAT bahwa perselisihan itu hal yang wajar, perbedaan pendapat, dan perbedaan sudut pandangan merupakan hal yang harus DILURUSKAN dengan musyawarah, tidak dengan hati yang panas.

Jangan mau diadu domba dengan berita konyol dan tanpa Klarifikasi. Jangan jadikan Media Sosial (Facebook, Twitter, Instagram, dll) sebagai ajang untuk memprovokasi. Masyarakat Bali tidak salah, yang salah adalah Oknum.

#StopAduDomba #SaveBali

(Dian)

Comments